Pencegahan Hepatitis A

August 2014 Comment 3K Report
dr. Marianti

Franco, et al. (2012). Hepatitis A: Epidemiology and Prevention in Developing Countries. World Journal of Hepatology, 4(3), pp. 68-73.
Nelson, NP. Murphy, TV. (2013). Hepatitis A: The Changing Epidemiology of Hepatitis A. Clinical Liver Disease, 2(6), pp. 227-230.
World Health Organization (2018). Hepatitis A.
Brown, et al. Medscape (2002). Hepatitis A Epidemic in the Elderly. Southern Medical Journal, 95(8).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2014). Pusat Data dan Informasi. Situasi dan Analisis Hepatitis.
World Health Organization (2013). Emerging Diseases. Regional Strategy for the Prevention and Control of Viral Hepatitis.
NHS Choices UK (2016). Health A-Z. Hepatitis A.
Mayo Clinic (2017). Diseases and Conditions. Hepatitis A.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (2014). Jadwal Imunisasi Anak Umur 0-18 Tahun.
WebMD (2018). Hepatitis A: FAQ.

Pencegahan Hepatitis A

Pencegahan hepatitis A yang utama adalah dengan menjaga kebersihan. Hal ini dapat dilakukan dengan langkah-langkah mudah seperti:

  • Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, contohnya sebelum makan, sebelum mengolah makanan, dan setelah ke toilet.
  • Jangan berbagi barang-barang pribadi seperti sikat gigi atau handuk.
  • Jangan saling meminjamkan peralatan makan.
  • Selalu memasak makanan sampai matang dan merebus air sampai mendidih.
  • Hindari jajan di pedagang kaki lima yang kebersihannya kurang terjaga.
  • Hindari konsumsi makanan mentah yang berasal dari perairan yang terkontaminasi, misalnya tiram.

Pencegahan infeksi hepatitis A juga dapat dicegah melalui vaksinasi yang dilakukan sebanyak dua kali dengan selang waktu 6-12 bulan. Vaksin ini dianjurkan bagi mereka yang berisiko tinggi terkena hepatitis A, misalnya pengidap penyakit hati kronis, pria yang berhubungan seks dengan sesama pria, orang yang sering menggunakan jarum suntik seperti pengguna obat-obatan terlarang, dan orang yang bekerja di area yang berhubungan dengan kotoran seperti selokan.

Di negara Indonesia sendiri, vaksin ini tidak termasuk ke dalam imunisasi wajib. Tetapi telah tersedia dan bisa diberikan mulai dari usia 2-18 tahun sebanyak dua kali dengan interval 6-12 bulan.

Artikel Terkait

Disclaimer

Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka. Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.

Get in touch

© Copyright 2022 DOKTER.TIPS - All rights reserved.