Pencegahan Rhinitis

February 2015 Comment 5K Report
dr. Marianti

Nyenhuis, S. Mathur, S K. (2013). Rhinitis in Older Adults. Current Allergy and Asthma Reports, 13(2), pp. 171-177.
Tran, et al. (2011). Management of Rhinitis: Allergic and Non-Allergic. AAIR, 3(3), pp.148-156.
MSD Manual (2018). Nasal Congestion and Rhinorrhea.
NHS (2016). Health A-Z. Allergic Rhinitis.
NHS (2016). Health A-Z. Non-Allergic Rhinitis.
Mayo Clinic (2018). Diseases and Conditions. Hay Fever.
Mayo Clinic (2018). Diseases and Conditions. Nonallergic Rhinitis.

Pencegahan Rhinitis

Rhinitis dapat dicegah dengan menghindari pemicu yang dapat menyebabkan timbulnya gejala rhinitis, contohnya menghindari lingkungan yang berpolusi atau terpapar asap rokok. Alergen seperti tungau debu sulit untuk dilihat dan bisa berkembang biak bahkan di rumah yang sangat bersih, itu sebabnya sulit untuk menghindarinya. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu menghindari alergen yang paling umum.

Tungau debu rumah

Tungau debu rumah adalah serangga mikroskopis yang berkembang biak di debu rumah tangga dan merupakan salah satu penyebab utama alergi. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membatasi jumlah tungau yang ada di dalam rumah.

  • Bersihkan dengan cara mencuci atau menggunakan alat penyedot debu untuk barang-barang seperti tirai, bantal, kain pelapis furnitur, dan boneka anak secara rutin.
  • Jangan mengelap permukaan barang dengan kain lap kering karena bisa menyebarkan alergen, tapi gunakanlah kain lap bersih yang lembap untuk membersihkan debu.
  • Gunakan selimut yang terbuat dari bahan akrilik dan bantal yang berbahan sintetis.
  • Sebaiknya hindari penggunaan karpet untuk melapisi lantai, pilihlah bahan vinil keras atau kayu.
  • Gunakan kerai gulung yang mudah untuk dibersihkan.

Fokuskan mengendalikan tungau debu di kamar tidur dan ruang tamu karena Anda lebih sering menghabiskan waktu di area tersebut.

Spora kapang

Spora kapang merupakan alergen yang dilepaskan oleh kapang yang tumbuh di luar maupun di dalam rumah saat suhu meningkat secara tiba-tiba pada lingkungan yang lembap.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah spora kapang, yaitu:

  • Jangan memasukkan pakaian terlalu padat atau pakaian yang lembap ke lemari pakaian dan jangan menjemur pakaian di dalam ruangan tertutup.
  • Gunakan penyedot yang mengisap udara keluar dan buka jendela tapi pintu harus selalu ditutup saat Anda masak atau mandi agar udara yang lembap tidak menyebar ke seluruh ruangan di dalam rumah.
  • Atasi masalah pengembunan dan kelembapan di dalam rumah.
  • Pastikan rumah Anda memiliki ventilasi yang baik dan selalu menjaga rumah dalam kondisi kering.
Hewan peliharaan

Reaksi alergi dapat terjadi jika Anda memiliki hewan peliharaan atau mengunjungi rumah yang memiliki hewan peliharaan. Hal ini terjadi karena terpapar kelupasan kulit mati hewan, kotoran dan urine kering, bukan karena bulu hewan peliharaan.

Sebaiknya Anda tidak memelihara hewan peliharaan jika memiliki risiko terkena alergi. Di bawah ini ada beberapa petunjuk yang mungkin bisa membantu Anda mengatasinya.

  • Mandikan hewan peliharaan Anda secara rutin, setidaknya dua pekan sekali.
  • Cuci semua perabotan yang lembut dan seprai yang telah dinaiki hewan peliharaan Anda.
  • Batasi hewan peliharaan Anda di ruangan yang tidak memiliki karpet di dalamnya atau sebisa mungkin jagalah agar tetap berada di luar ruangan.
  • Rawat dan sikat hewan peliharaan, seperti anjing atau kucing, secara rutin di luar ruangan.
  • Jangan biarkan kamar tidur dimasuki oleh hewan peliharaan.

Jika ada kerabat atau teman Anda yang memiliki hewan peliharaan, minta mereka untuk tidak menyedot debu atau menyapu rumah ketika Anda sedang  berkunjung ke rumah mereka karena hal itu akan membuat alergen beterbangan ke udara. Untuk meredakan gejala, minumlah antihistamin satu jam sebelum memasuki rumah seseorang yang memiliki hewan peliharaan.

Artikel Terkait

Disclaimer

Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka. Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.

Get in touch

© Copyright 2022 DOKTER.TIPS - All rights reserved.