Mengatasi rasa ketakutan berlebih terhadap rantai besi

August 2019 Comment 6K Report
MelinaMarlinaa

Selamat malam dokter, saya Meli umur 17 tahun. Saya ada ketakutan berlebih/merasa ngeri setiap melihat rantai besi sampe gak mau menyentuh benda itu. Tubuh saya pun bereaksi aneh mulai dari tubuh bergetar, jantung bertetak lebih cepat, sampai merasa sedikit mual. Bagaimana cara mengatasi gejala-gejala tersebut ya dokter? Supaya setiap melihat rantai besi, saya tidak meradakan hal seperti itu lagi. SekianTerimakasih


dr. Denisa Libela Haimi

Alo, selamat malam Melina..

Kondisi yang anda alami kemungkinan adalah suatu fobia. Fobia adalah ketakutan berlebihan terhadap sesuatu, baik itu benda, erostiwa, keadaan lingkungan, dan sebagainya. Secara garis besar, fobia adalah salah satu bentuk dari gangguan cemas. Gejala fobia antara lain: takut berlebihan, mengalami pusing, sakit kepala, mual, jantung berdebar, tubuh gemetar, sesak napas, dada nyeri, berkeringat, mulut kering, dan telinga berdenging saat melihat objek/menghadapi objek tertentu.

Untuk memastikan kondisi yang anda alami diperlukan pemeriksaan secara langsung. Oleh karenanya, kami sarankan agar anda memeriksakan diri ke psikiater atau psikolog guna mendapatkan kepastian diagnosis serta penanganan lebih lanjut. Pada umumnya, jika apa yang anda alami memang benar suatu fobia, maka penanganannya adalah dengan terapi psikologi, salah satunya yang efektif adalah terapi perilaku kognitif. Prinsip penanganan dengan terapi ini adalah dengan mengubah cara pandang dan cara bersikap terhadap suatu masalah. Selain itu, rasa takut juga diharapkan berkurang dengan metode desensitisasi (memaparkan pasien dengan objek yang ditakuti) secara bertahap, metode relaksasi, dan sebagaiinya. Jika dirasa perlu, psikiater juga dapat memberikan terapi obat-obatan untuk mengatasi rasa cemas.

Sekian, semoga membantu ya..

Artikel Terkait

Disclaimer

Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka. Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.

Get in touch

© Copyright 2022 DOKTER.TIPS - All rights reserved.